LOVELY

July 28th, 2006 by imeyindra

"I’ve learned, that when you turn out the lights, you don’t see a woman’s dress, or her jewels, or the hairstyle she’s worked so hard to achieve. You smell her scent, which is the most intense form of memory. And my secret is that love has been related to every fragrance I’ve created. As my grandfather told me when I was 16, we should always create perfumes for the women whom we love."

I Love fragrance…cuman kesukaan itu tertunda cukup lama sampai bisa punya uang sendiri alias kerja hehe…penginnya buat review dari parfum mulai dari yang pertama dimiliki (D’eaux Mark & Spencer), pertama dibeli (Ciel) and mana yang jadi favorite atau punya memory tersendiri (cieee…) karena cukup banyak, lets start dari yang terakhir aja..yang saat ini sedang dipakai :))

Photo5671

LOVELY

By SJP

An “EMPTY” scent…

Pertama kali coba tester dua parfume, Lovelydi tangan kiri, langsung comfort dengan wanginya sophisticated and comfort, definitely not girly,  it think might be perfect used with denim yang lembut and kaos warna pink dengan model feminine …. Sementara di tangan kanan cobaBe Delicious -nya DKNY cenderung fresh and airy…. berhubung udah sakau, …i just need a bottle pleaseee…so i bought this lovely fragrance..jangan tanya perasaankuw kalo abis beli parfume, seneeenngg banged…fly in the air…..

everyday i wear that untuk memahami statement dari scent-nya…but sampe 2 minggu kok belum kelihatan “karakter” nya ya…smell nice, but character? Nope L ga ada kesan apa-apa… “empty” seperti sesuatu yang cantik tapi ya that’s all..that i ever meet someone pretty and i say, wow, she is pretty, but after she passed away, i just forgotten what she look like andi remember nothing about her..no impression at all..blah..just like that..so I like it but definitely will not love it J

Scent’s Info…

  • The top note contains an essence of pink berries, a first in perfumery, (pink pepper) - a first in perfumery - creating a bright and cheerful impression.

  • The middle note comes bursting with a green floral bouquet of lily, peony, lilac, lily of the valley and rose.

  • The fruity-musky end note, typically American, harmonizes opulence and lightness with sandalwood and patchouli

SPASI

July 19th, 2006 by imeyindra

After All…a cup of coffee is just not a coffee…its a life…its my life…its one of my own way to enjoyed a through life…..

My_roses

SPASI

*S*eindah apa pun huruf terukir, dapatkah ia bermakna apabila tak ada jeda?
Dapatkah ia dimengerti jika tak ada spasi?

Bukankah kita baru bisa bergerak jika ada jarak? Dan saling menyayang bila
ada ruang? Kasih sayang akan membawa dua orang saling berdekatan, tapi ia
tak ingin mencekik, jadi ulurlah tali itu.

Napas akan melega dengan sepasang paru-paru yang tak dibagi. Darah mengalir
deras dengan jantung yang tidak dipakai dua kali. Jiwa tidaklah dibelah,
tapi bersua dengan jiwa lain yang searah. Jadi jangan lumpuhkan aku dengan
mengatasnamakan kasih sayang.

Mari berkelana dengan rapat tapi tak dibebat. Janganlah saling membendung
apabila tak ingin tersandung.

Pegang tanganku, tapi jangan terlalu erat, karena aku ingin seiring dan
bukan digiring.

Taken from : Filosofi kopi - Dee

1550 Days

June 20th, 2006 by imeyindra

It’s been 1550 days since we first met…

So many things ,

so many memories,

so many reason….

Til the day I found you…

When I asking you…

And you said,

“…since the first time I saw you…”

as many times goes by

as many tears counted

as many feeling wasted …

and now here I am,

00.00 in the middle of the night.

lying on your warm shoulder,

listening your soft heartbeat

look at your familiar eyes

and say….

“happy birthday love…. “

Somewhere beyond reach,

7 April 2004

The Imago Theory (1988)

January 5th, 2006 by imeyindra

The Imago Theory (1988)
By Harville Hendrix

He introduced Imago Theory—in essence, he says it’s not a coincidence that you’ve attracted your partner; that person is there to help you do the work of recovering from old wounds.

Those words touching me, like a mirror to my own relationship with (now) my beloved husband, my love, (and I believe) my soulmate, a friend to through my entire life…. I saw relationships not solely as the kind of romantic pursuit our society celebrates but as a spiritual partnership that’s meant to change how you see yourself and the world.

That was realizing me that THINGS ARE CHANGE when WE WANT TO CHANGE…. As I thought before relationship was a bound to each other as humanity and religiously, but it took years to understand marriage are MORE THAN THAT, made by human but created by God J much more spiritual relation inside, it make me to see a new side of Life, much more easily “touching” and see world in a wide space…

Its about someone came into your life with nothing but to heal your old wounds and take you with all courages and all love strength enough to build a new beginning…..

Somewhere in high air….

Miss you so much my everything,

Lets make tonight is our’s! ^_^

Naura first meal

December 1st, 2005 by imeyindra

Naura’s first meal

25 Desember 05, pas 6 bulan Naura hadir dengan sejuta kebahagiaan yang dibawanya….alhamdulillah kami dititipi anak yang sehat, lucu dan pintar…terimakasih ya Allah…besok adalah pertamakalinya dia merasakan "rasa" lain selain ASI, wuihh….ga sabar deh rasanya nunggu besok, penasaran seperti apa ya ekspresinya nanti ^_^

26 Desember 05, pagi-pagi udah di dapur (kejadian langka nih hehe…) sampe2 ayahnya Naura ngeledekin, "tuh liat sayang, bunda di dapur lagi masak makanan buat Rilla, bunda cantik ya kalo di dapur…" mmm…sepertinya kakanda tercinta senang liat adinda-nya "turun gunung" :P menu pertama : bubur beras merah dimasak dengan pandan dan susu : setelah matang lalu disaring lagi ditaruh dalam mangkuk merah lucu hangat2 ayooo sayanggg…. suapan pertama…semua tegang nunggu ekspresinya…waaahhh suksesss….sukses disembur maksudnya! udah deh, suapan kedua belum masuk mulut sudah ditiup, walhasil pagi itu wajah dan baju berlepotan buburnya Rilla :))

Mmm…i will never give up! ya, ga akan pernah nyerah untuk memberikan makanan ber-nutrisi yang baik non preservatives added! buat Naura, cobain lagi…buat bubur beras merah + pisang, buat bubur kacang hijau + susu, buat bubur maizena, buat bubur apel, walhasil hasil akhirnya sama = disembur hehehe….love u so much my angel, i’ll keep knowing it’s all only your journey to knew more flavour…..i’ll never give up…all it takes just need more patience and love…

forever…

Bunda

Kisah sedih di hari lebaran

November 30th, 2005 by imeyindra

Kisah sedih di Hari Lebaran

Sayup sayup takbir terdengar di kota-ku tercinta Bandung, hujan mulai turun perlahan langit mulai gelap sedari Adzan Maghrib tadi…rumah terasa sunyi hanya ada aku dan my Naura…yang sudah tertidur lelap…lamat2 tercium wangi bunga sedap malam menambah keheningan kian terasa sunyi mencekam…tak terasa air mata mulai menetes…masih terbayang malam takbiran lalu semua berkumpul, anak-anak bermain kembang api, mama menyiapkan kue-kue, kami anak-anaknya sibuk menghabiskan kue2 :P canda dan tawa terdengar dari penjuru rumah…hari ini sangat berbeda, semua di rumah sakit menanti seorang pria yang sedang berjuang di meja operasi…that man was my father….

Di usianya yang kepala tujuh papa masih sangat sehat, hari-harinya diisi oleh olah raga kesukaannya, berenang dan bersepeda, semua kagum dengan kesehatannya mungkin sebagai mantan AURI papa terkondisikan gaya hidup yang sehat, beliau berolah raga teratur, tidak merokok, tidak minum kopi/teh dan satu yang pasti, beliau tidak pernah memikirkan hal-hal yang buruk, semua adalah indah di matanya seindah nada-nada yang beliau mainkan di piano setiap pagi " Bunga anggrek telah tumbuh…begitupun hatiku…." begitu-pun kesehariannya beliau tidak pernah bisa diam, ada saja yang dikerjakannya mulai dari mengurus kebun sampai memanjat pohon untuk memetik mangga! dan hari itu semua terenggut darinya oleh seorang supir yang tidak bertanggung jawab…seseorang yang telah menabrak papa dan meninggalkannya begitu saja…untung saat itu Mba Titi/Mama Manda ada disana sehingga papa bisa cepat2 dibawa ke Rumah Sakit…diagnosis dokter membuat kami semua terpukul…tulang panggul patah…harus dioperasi untuk diganti dengan tulang panggul prostase….sulit untuk dapat kembali normal…My Father…seseorang yang selama hidupnya belum pernah menginjak rumah sakit untuk kepentingan dirinya sendiri, yang sangat takut dengan jarum suntik, kini harus menghadapi operasi besar yang memakan waktu 6 kam….Ya Allah, bantulah papa menghadapinya, berikanlah kesembuhan padanya….

Hari lebaran….kutatap wajahnya yang terlihat lebih tua sedang tertidur pulas, operasi yang memakan waktu 6 jam mungkin sudah menguras habis seluruh tenaganya…kutarik selimutnya perlahan supaya dinginnya ac tidak mengusik tubuhnya yang renta…kupegang tangannya yang pucat entah berapa banyak selang infus yang menempel di tangan yang dulunya kekar..di tangan yang dulu kokoh untuk menggendongku…di tangan yang telah berjuang mencari nafkah untuk membesarkan anak-anaknya…kucium dengan penuh hormat dan sayang..air mata turut membasahi tangannya…kucium pipinya seraya kubisikan, "papah…selamat lebaran…mohon maaf lahir dan batin…" perlahan matanya membuka dan menatapku…"mey keke…sama2 sayang, maafkan papa juga kalau papa ada salah…" aku menggeleng kuat-kuat sambil berupaya agar papa tidak melihat buliran air mata yang mulai berjatuhan di pipi…"papa…masih sakit pah?" "engga…engga…nanti juga baik…udah jangan lama-lama disini kasihan putri .." .(papa selalu memanggil Naura dengan "putri" katanya because she’s my daughter’s princess :)) sampaikan salam papa buat saudara, mohonkan maaf papa buat mereka ya…pintanya.. pandangannya beralih ke Dhani, my brother, "jadi berangkatnya? wah, asyik ya jalan-jalan terus.."candanya.. kakaku membungkuk " iya pah, Insya Allah jadi, maafin Dhani ya pah ga bisa nungguin papa karena tidak bisa ninggalin tugas kantor…" "luxemburg kan? " kata papa "bukan pah, amsterdam terus ke switzerland…" "ok, hati2 ya nanti oleh2 ceritanya di rumah aja ya karena kalo dhani pulang, pasti papa udah di rumah…" kemudian perawat mengingatkan kami untuk keluar ruangan karena untuk masuk HCU max 2 orang, maka kami masuk bergantian…

Ya Allah maha pengasih…berikanlah kekuatan pada papa kami untuk dapat melawan rasa sakitnya…berikanlah kesembuhan agar beliau dapat kembali sembuh seperti sediakala….agar tahun depan kami dapat melalui lebaran dengan penuh kebahagiaan seperti tahun-tahun sebelumnya…amiin…

Bandung, 3 Nov 05

Unbreak my heart

October 13th, 2005 by imeyindra

"Unbreak my heart"

Sebuah renungan

Dengan sedikit kenekatan dan Basmallah, 1 tahun right after marriage, kita beranikan beli our dream house, small but comfort in Jababeka dengan banyak pertimbangan diantaranya cari environment yang bagus buat perkembangan our Naura, walau we didn’t earn that much, tapi kita bertekad memberi yang terbaik dengan kemampuan yang ada (off course ^_^ ) buatnya…kita sepakat ga mau membesarkannya dalam lingkungan yang padat (seperti most rural urban area at Jakarta) kalaupun ada lingkungan yang sesuai di Jakarta Pusat but it seems doesnt fit our incoming hehehe…

And cobaan datang silih berganti, mulai dari acara “promosi” -yangmenyebalkanitchuuu- sampai kenaikan BBM yang mau ga mau, like or not “menurunkan” pendapatan, but we have to be survive (soalnya ga suka pakai sentence “pasrah”)…in any condition…”Mey, katanya gas mo naek jadi 75 ribu lohh..” kata Ade, my acquitance yang meja-nya sebrang2an –karena seberang gw, jadi gw sering nyuruh2, dulu alesan hamil, sekarang alesan mo meres asi hehe.., maappphh ya De :))-   “hmm..gile benerr..palingan gw pake kayu bakar aja deh de, kayunya dari pohon mangga depan rumah gw hehe…”

Mhh…what goin to be? Di Milis funky mom, semua bingung..that mean im not alone :p (iyaaa laaahhh…) untuk gas, gimana caranya biar ga boros coba? Rebus air buat  mandi si kecil, buat rebus dotnya, buat rebus cangkirnya…buat angetin ASI-nya…buat isi termos dalam rangka ceboknya (yg ini mungkin gw aja yang kelewatan, karena gw selalu cebokin pake air rebus yang udah anget, pakai kapas khusus pula hehe..tapi hasilnya dunk : My naura GA PERNAH ruam popok, pokoknya muluzzz huehehe… bangga deeehhh ^_^)

Berbagai rencana penghematan diulas di milis, mulai cari diapers yang murah ampe ide ga usah pakai diapers and biar suami yang belanja hahaha…dasar emak-emak adaa aja… si mbok juga mulai ngomel2in si abang sayur abisnya harga bawang merah 100/butir katanya… pas gw tanya kenapa sewot, u noe what’s her answer ? “…lha bu, gimana di kampung anak ama suami saya? Harga udah segini naeknya…mereka masih bisa beli makan ga ya bu..?..” Duh terenyuh… mau jawab ga tega… ya mbok, sabar aja..lagian di kampung sih ga akan ada yang kelaperan, soalnya mau makan tinggal metik sayur2an dihalaman rumah.. –secara daun singkong tuh gratis gitu lohh- lalu TRENGGG…. inget lingkungan sekitar… ga usah jauh-jauh, di kantor… gw dan emak2 yang lain, yang bekerja dengan otak dan titel, yang judulnya “menambah” income sudah merasa beraaattt…. segudang keluhan… dan bagaimana rekan kita yang kebetulan tugasnya cleaning service/office boy?? Tadi pagi buat my morning coffee di pantry… dengan sigap dan senyum Nurdin (office boy) nyiapin bahan-bahan yang diperlukan buat my favorite light rich coffee ; kopi, gula, creamer… (gw ga mau dibikinin, selalu buat sendiri secara ampe hari ini ga ada yg bisa bikin kopi sesuai “taste”nya gw, light coffee tapi creamernya yang banyaakkk :)) ) and sambil buat kopi, i had a little conversation :

Gw : Din, kumaha budak? sehat? sabaraha beuratnya ayeuna? (translate : Din, gimana anak? Sehat ? berapa kg beratnya sekarang?) –anaknya seumuran ama my naura, 4 bulan-an)

Nurdin : Alhamdulillah bu, sae,…tapi ari beuratna mah kirang terang, da henteu ditimbang tos lami… (translate : Alhamdulillah bu, sehat… tapi beratnya ga tau berapa, udah lama ga pernah ditimbang lagi…)

Gw : Eh, kunaon? kudu dileukeunan ka Pos Yandu, ambeh katingali perkembanganana (loh, kok gitu? Kalo ke pos yandu harus rajin lho, biar si kecil terpantau terus kondisinya…)

Nurdin : Da teu aya pos yandu bu, anu aya oge Bidan, upami nimbang awis..kedah mayar 5 rebu…(translate : ga ada pos yandu bu…adanya Ibu Bidan, sekali ditimbang bayar… mahal bu.. 5 ribu…)

Gw : Eh..kitu-nya? (lah? Kok gitu) (suerr gw baru tau kalo ga semua daerah ada pos yandu-nya…:(( )… trus imunisasinya kumaha?

Nurdin : henteu diimunisasi bu..

Gw : ga pernah sekalipun?

Nurdin : belum… kalo imunisasi bayar lagi bu… 15 ribu, jadi tambah timbang total 20 ribu…

Gw : ..speechless… (mudah2an Nurdin ga liat genangan air di mata gw)

Duduk termenung depan komuter dengan berkas2 CPR …Mendadak tangan terasa lemess… kopi hangat dihadapan udah ga menarik lagi… gw hirup wanginya dalam-dalam.. it break my heart..sedih… ngebayangin gimana mereka dengan UMR-nya nyukup-in kebutuhan rumah tangganya.. bayar kontrakan…biaya makan…belum sabun, dll… dan stoppp…gw ga bisa lanjutin lagi… ga tega… sesuatu yang ga pernah gw pikirin sebelum berumah tangga… pengen rasanya membagi dari sedikit yang gw punya supaya anak lelakinya Nurdin bisa dapat haknya yaitu imunisasi dan pantauan kesehatan secara berkala… tapi… bagaimana dengan “nurdin-nurdin” yang lain?? un-fair kalo gw bantu cuma dia.. Saat ini gw belum mampu menyisihkan untuk mereka semua walaupun.. Only God now, how much i wanna do that… Duh Gusti.. tolonglah mereka… Duh maha Pengasih, jangan beri mereka cobaan lebih berat lagi… Jagalah keluarganya dalam kesehatan yang baik… kuatkanlah imannya dalam Tawakal kepada-Mu…

Somewhere, 14.27 WIB

A mother being…

to love u….

October 12th, 2005 by imeyindra

When we first met

I held back so much afraid to show my deepest feelings

As I got to know you better your gentleness and honesty

encouraged me to open up

and I started a trust in you that I never had with anyone else

Once I started to express my feelings

I realized that this is the only way to have a relationship

It is such a wonderful feeling to let myself be completely known to you

Thank you so much for showing me what two people

can share together and spending many beautiful times

Silhoette

Tuk Lelaki-ku… yang terbangun tengah malam untuk mengganti popok putrinya…yang terkantuk-kantuk menidurkan buah hatinya…yang sudah memilihkan rok pink yang cantik untuk buah cinta kita…yang mengaku tidak romantis tapi membelikan chocolate "honeymoon" fudge cake on our 1st anniversary.. yang pernah memberikan bunga mawar merah dan bunga mawar putih on my "bad" day…love u with every beat of my heart…

Our Baby 1st Travelling

October 10th, 2005 by imeyindra

Naura’s 1st Travel to Bandung

1st Oct 05 Morning, Pagi ini jadwal Imunisasi Naura Dpat + HiB Infanrix II, pertama diperiksa dadanya pakai stetoskop.. Naura malah nyengir-nyengir sambil ketawa (mungkin dingin dan geli ya nak? Hehe..) lalu diperiksa tenggorokannya, “buka mulut sayaanngg..” kata eyang dokter…sampai tahap ini puteri bunda nurut dengan manisnya buka mulut, lalu … ?? yang terjadi malah kayunya digigit dan ga mau dilepaskan (lengkap dengan pandangan jailnya) … wahhh… eyang dokternya ketawa-ketawa sambil bilang gini sama bunda, “ya udah deeehh…tapi ga ada keluhan apa-apa kan bu?” bunda bilang ga ada, lagian liat kondisi Naura, siapa-pun ga akan khawatir, umur 4 bulan tinggi 66 cm, berat 8,3 kg, kepala udah tegak, udah tengkurap dan aktiiifff bangeth… Alhamdulillah.

Duh, bunda senaaannngg deh Naura ga nangis waktu disuntik, padahal bunda yang lihatnya udah pengen nangis karena ga tega… Naura malah sibuk mendemonstrasikan kepinteran yang terbaru “blurrrbbbb” ngeluarin suara (campur2 basah hehe..) seperti tiup terompet ama eyang dokter :P … setelah selesai disuntik ga lupa eyang dokter diberikan senyum “menawan”nya :)) sampai dokternya memuji,.. duuhhh anak pintar!! Tough girl… teruslah menjadi pribadi yang kuat dalam menjalani hidup ini ya sayang…

Pulangnya Naura nenen trus bobo istirahat, karena sore ini mau ke

Bandung

, hmm, this is

ur

out of town first travel ya sayang…walaupun baru imunisasi, mudah2an ga apa-apa, im sure my little angel a tough baby ^_^ kata bunda sambil kuat2in ati :))

Sepanjang jalan mata jernihmu ga lepas-lepas menikmati pemandangan sambil sesekali masukin si Doli ke dalam mulut mungilmu.. pintar benar nak, ga minta nenen, ga rewel.. betul2 menikmati perjalanan travelmu yang pertama duh, bunda dan ayah seneng jadinya ^_^ cuman 1,5 jam kita sudah sampai di halaman rumah kiki dan eyang, yang langsung hebooohhh mencium pipi tembemnya si cantik,mmhh..thanks God everything o-k!!

Rilla_kaget

Struggling to Surrender

October 5th, 2005 by imeyindra

Thread for today…hari kedua puasa niihh… taken from Jeffrey Lang’s Book, "Struggling to Surrender" mmm .. judulnya aja so sweettt ^_^ ok, satu topik menarik, sebuah pertanyaan: " Jika Tuhan memang menginginkan semua orang menjadi baik, mengapa Dia tidak memprogram semua orang untuk menjadi baik, dan hanya menjadi baik? " Jawabannya ternyata sangat sederhana: " Tidak bisa, karena kebaikan bukanlah hal yang bisa di-install. Kebaikan itu baru bisa didapatkan dengan suatu proses evolusi dari hari ke hari " Lang mencontohkannya dengan sebuah analogi: Dapatkah kau meng-install program untuk membuat komputermu piawai menulis artikel? Tentu saja tidak, ….kau hanya dapat meng-install program untuk spell-check sehingga hasil kerjamu terbebas dari kesalahan ketik. Tapi kau bisa belajar dari kesalahan2 ketik itu untuk lebih berhati2, dan di suatu saat nanti, bisa jadi kau menghasilkan artikel2 indah dari komputermu… i really impressed by what he tought because of me myself masih jauuuuh banget dari mengasilkan artikel2 yang indah dari komputer (Hidup), masih dalam tahap "spell-check" yang nggak selesai2… masih berusaha membersihkan hidup dari kejengkelan, kemalasan dan membenahi hal2 yang sebetulnya da perlu… but still tapi belum benar2 bisa membersihkan hati dari kejengkelan, hal-hal yang ga perlu (baca: ga penting) bahkan mungkin juga dari subyektivitas…

Eventough..life goes so does me..goes dengan pembelajaran-pembelajaran baru yang ga lepas dari kekeliruan…mudah2an suatu hari nanti proses ini akan menghasilkan artikel yang indah, bangga untuk dimiliki dan membahagiakan orang yang membacanya..Amin.

IMEY-and life goes on…-

**Inspired by SWASTINIKA writing**

Untitled1_copy